KATAKARTA.ID, PPU – Halaman Kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU) disulap menjadi panggung semarak kreativitas dan kebersamaan, Sabtu malam (19/7/2025), dalam gelaran Pentas Seni dan Gebyar UMKM yang dirangkaikan dengan Lomba Fashion Pokja 3 TP PKK serta penyerahan bantuan stimulan bagi warga terdampak bencana.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU ini menjadi wujud nyata sinergi antara pelestarian budaya, penguatan ekonomi kerakyatan, dan kepedulian sosial. Tak hanya sebagai hiburan malam akhir pekan, acara ini hadir sebagai ruang produktif yang mendorong ekspresi seni, kreativitas perempuan, serta promosi UMKM lokal.
Bupati PPU, H. Mudyat Noor, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya daerah.
“Pentas seni dan UMKM bukan sekadar tontonan, melainkan alat pemberdayaan. Di sinilah ruang ekspresi dibuka lebar, ekonomi digerakkan, dan semangat kebersamaan dirajut kembali,” ungkapnya.
Salah satu sorotan malam itu adalah Lomba Fashion Pokja 3 TP PKK, yang diikuti oleh berbagai peserta dari perwakilan desa dan kecamatan. Menurut Bupati, ajang ini lebih dari sekadar kontes busana ia merupakan wadah untuk menumbuhkan keberanian, menghargai potensi lokal, dan memperingati peran strategis perempuan dalam membangun fondasi keluarga dan masyarakat.
“Melalui fashion, kita bisa lestarikan budaya dan kreasikan semangat baru. Ini bukan hanya soal penampilan, tetapi tentang identitas dan keberanian menampilkan karya,” ujar Mudyat.
Acara malam itu juga dirangkai dengan penyerahan simbolis bantuan stimulan bagi warga terdampak bencana pergeseran tanah di wilayah PPU. Bantuan ini menjadi bukti kehadiran nyata pemerintah dalam upaya pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya di hari perayaan, tetapi juga di saat masyarakat membutuhkan uluran tangan,” tegas Bupati.
Bupati Mudyat Noor turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat: jajaran Disdukcapil, TP PKK, BPBD, para pelaku UMKM, serta mitra kerja yang telah mendukung suksesnya kegiatan malam itu.
“Dukungan dan kerja keras Anda semua adalah bagian dari proses membangun PPU yang tangguh, inklusif, dan berbudaya,” ucapnya.
Suasana meriah, penuh semangat dan solidaritas, terasa hangat sepanjang malam. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat jejaring sosial dan ekonomi antarwarga, tetapi juga menjadi panggung aspiratif yang menggabungkan seni, budaya, dan kepedulian sosial dalam satu nafas pembangunan.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa bisa digelar secara berkala, menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan di PPU.
“Kepada para pelaku UMKM, teruslah berinovasi. Para peserta lomba, tampilkan karya terbaik kalian. Dan kepada masyarakat terdampak bencana, tetaplah kuat—pemerintah selalu ada untuk kalian,” pungkasnya.







